SDG Members

Sorghum Development Group (SDG)

Universitas Padjadjaran

  1. Anas, Ir., M.Sc., Ph.D. (Pengembangan Varietas Unggul Sorgum untuk Pangan, Biofuel dan Pakan –  Pemuliaan Tanaman, Fakultas Pertanian Unpad).
  2. Prof. Dr. Tino Mutiarawati (Pengembangan Pasca Panen dan produk Sorgum – Agronomi Unpad, Fakultas Pertanian Unpad).
  3. Prof. Dr. Ir. Tati Nurmala, M.S. (Pengembangan Budidaya Sorgum – Agronomi Unpad, Fakultas Pertanian Unpad).
  4. Prof. Dr. Ir. Carmencita Tjahjadi, M.Sc. (Pengembangan Produk Olahan Tepung Sorgum, Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian Unpad).
  5. Herlina Marta, STP., MSi. (Pengembangan Produk Olahan Tepung Sorgum, Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian Unpad)
  6. Mansyur, S.Pt., M.Si.  (Pengembangan Sorgum Untuk Pakan Ternak – Nutrisi Ternak Unpad, Fakultas Peternakan Unpad).
  7. Asep Y. STP, M.T. (Pengembangan Alat Sosoh Sorgum – Teknologi Pertanian, Fakultas Teknologi dan Industri Pertanian, Unpad).
  8. Dr. Ratu Safitri (Pengembangan Bio-fuel Sweet Sorghum – Mikrobiologi, FMIPA Unpad)
Advertisements

4 responses to “SDG Members

  1. Bapak Anas, saya sedang mengembangkan sorgum..utk food and feed di Jawa Barat, mohon info no.hp yg dapat kami hubungi dan kami tertarik dengan mesin sosoh sorgum. Apakah di UNPAD masih dilanjutkan pengembangan mesin pasca panen sorgum baik utk food maupun feed.
    Terima kasih

    Salam

  2. Selamat siang…

    Saya Ferdy dari Bangka Belitung. Mau tanya, bagaimana caranya agar bisa bekerjasama dalam hal penyediaan benih dan penjualan hasil panen sorghum petani ? 

    Sejujurnya Sorghum di Bangka Belitung masih sangat baru dan petani belum banyak yang tau. 

    Beberapa waktu lalu, saya bersama tim sempat mensosialisasikan sorghum dan lumayan mendapat respon. Persoalannya tiba-tiba saya bingung mau menjual kemana hasil panen petani…?

    Itu salah satu alasan saya menghubungi bapak, dengan harapan mendapat perhatian dan kemudian membangun hubungan kerjasama. Terima kasih 

    • Terimakasih telah mensosialisasikan budidaya sorgum untuk petani. Bapak bisa lihat di posting-posting terdahulu ada beberapa kontak petani sorgum, coba komunikasi untuk saling tukar pengalaman. Kalau saya sarankan sebaiknya dipasarkan di daerah setempat.
      Tergantung dari jenis sorgum yang Bapak tanam, sorgum biji atau sorgum untuk pakan? Kalau bijinya putih sebaiknya prosesnya dilanjutkan menjadi tepung. Coba petani dianjurkan untuk mengolah menjadi tepung. Tapi kalau sorgum untuk pakan (bijinya tidak enak dimakan-biasanya warna coklat) silahkan dibuat atau dijual ke peternak sapi.
      Peternakan biasanya menerima hasil produk sorgum dan bisa diolah jadi tepung, dapat digunakan untuk membuat cake atau yang lainnya sebagai pengganti gandum. Tapi untuk membuat roti atau mie, tidak bisa 100 persen menggunakan tepung sorgum karena tepung sorgum tidak mengandung gluten.
      Untuk bahan bacaan coba download buku sorgum di https://www.researchgate.net/publication/323535445_SORGUM_-_Tanaman_Multi_Manfaat
      Tetap semangat pak.

      • Saya mencari mitra yang bersedia menjelaskan dan juga membeli hasil panen Sorghum. Harapan saya, ketika petani sudah mulai menanam, petani ga bingung harus menjual kemana. Sementara untuk diproduksi sendiri saat ini belum memungkinkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s